Kau yang bernama cinta
Yang selalu kudambakan jiwaku
Terhadapmu
Tapi kau tak pernah begitu
Tak sekali pun memandang cintaku
Kepadamu
Oh cinta
Berilah peluang
Agar bisa ku tunjukkan kasih dan sayangku
Tak akan ku hancurkan hatimu
Seperti kenangan waktu dia bersamamu
Biarkan saja cinta
Jangan kau menangis lagi
Walaupun dirimu ditipu
Biarkan dia memang begitu
Tak usahlah lagi
Kau perlu menunggu waktu
Kini kita bahagia
Hidup bagaikan di syurga yang penuh pesona
Walau kau bukan cinta yang pertama
Tapi pastinya kaulah yang terakhir
Ku harapkan berkekalan
Showing posts with label New Boyz. Show all posts
Showing posts with label New Boyz. Show all posts
Wednesday, October 31, 2007
Sunday, October 28, 2007
New Boyz - Putus
Hatiku resah selalu
Bilaku meninggalkanmu
Berat rasa jiwaku
Untuk lupakan dirimu
Lentur sudah hatiku
Selalu meninggikanmu
Kau hancurkan hati ini
Kau leburkan segala janji
Lentur sudah hatiku
Selalu meninggikanmu
Kau hancurkan hati ini
Kau leburkan segala janji
Hatiku resah selalu
Bilaku meninggalkanmu
Berat rasa jiwaku
Untuk lupakan dirimu
Selamat tinggal kekasih hati
Lupakanlah diriku padamkanlah cintaku
Biarkan aku pergi kasih
Agar bisaku lenyapkan denganmu hanya kenangan
Kau hancurkan...
Kau lenyapkan...
Kau mahukan cinta suci
Kenangan...
Hatiku resah selalu
Bilaku mengingatkanmu
Bilaku meninggalkanmu
Berat rasa jiwaku
Untuk lupakan dirimu
Lentur sudah hatiku
Selalu meninggikanmu
Kau hancurkan hati ini
Kau leburkan segala janji
Lentur sudah hatiku
Selalu meninggikanmu
Kau hancurkan hati ini
Kau leburkan segala janji
Hatiku resah selalu
Bilaku meninggalkanmu
Berat rasa jiwaku
Untuk lupakan dirimu
Selamat tinggal kekasih hati
Lupakanlah diriku padamkanlah cintaku
Biarkan aku pergi kasih
Agar bisaku lenyapkan denganmu hanya kenangan
Kau hancurkan...
Kau lenyapkan...
Kau mahukan cinta suci
Kenangan...
Hatiku resah selalu
Bilaku mengingatkanmu
Monday, September 24, 2007
New Boyz - Marah Bukan Sifatku
Ku tidak pernah meminta mu
Untuk mengasihi ku
Dan apatah lagi mengasihani ku
Juga tidak sama sekali
Kusedar sebenarnya kita tiada pertalian
Cuma satu arah serta satu tujuan
Mencari keberkatan-Nya
Aku terkenangkan
Saat manis dulu
Tak pernah kau meninggi suara
Bila bertanya
Keras hanyalah luaranku
Lembut tetap di dalam hati
Marah habis setakat itu
Tak kubiar berpanjangan
Biar aku berdiam diri
Dengan hati yang remuk redam
Kau tak usah lagi bertanya
Tak ku bersuara
Aku masih mampu tersenyum
Walau hati terluka
Mungkin hari ini duka untuk aku
Esok belum tentu
Untuk mengasihi ku
Dan apatah lagi mengasihani ku
Juga tidak sama sekali
Kusedar sebenarnya kita tiada pertalian
Cuma satu arah serta satu tujuan
Mencari keberkatan-Nya
Aku terkenangkan
Saat manis dulu
Tak pernah kau meninggi suara
Bila bertanya
Keras hanyalah luaranku
Lembut tetap di dalam hati
Marah habis setakat itu
Tak kubiar berpanjangan
Biar aku berdiam diri
Dengan hati yang remuk redam
Kau tak usah lagi bertanya
Tak ku bersuara
Aku masih mampu tersenyum
Walau hati terluka
Mungkin hari ini duka untuk aku
Esok belum tentu
Subscribe to:
Comments (Atom)